Kegiatan ini dipimpin Wakapolda Sulut, Brigjen Pol Awi Setiyono, dan dihadiri Irwasda Polda Sulut, Pejabat Utama (PJU) Polda Sulut, serta para Kapolresta dan Kapolres.
Dalam arahannya, Wakapolda menekankan bahwa audit kinerja merupakan mekanisme strategis dalam sistem pengendalian intern organisasi. Audit ini bertujuan untuk mengukur kesesuaian antara perencanaan dan pengorganisasian dengan target yang telah ditetapkan.
“Perencanaan yang tidak berbasis analisis kebutuhan dan risiko, serta pengorganisasian yang tidak selaras, berpotensi menimbulkan ketidakefisienan hingga penyimpangan dalam program kerja,” ujar Wakapolda.
Wakapolda meminta seluruh Kepala Satuan Kerja (Kasatker) dan jajarannya mendukung penuh proses audit dengan menyediakan data yang akurat, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kepada tim auditor Itwasda, Wakapolda berpesan agar bekerja secara independen dan profesional dengan pendekatan pembinaan.
“Tujuannya agar hasil audit tidak hanya menjadi daftar temuan, tetapi juga menjadi bahan perbaikan sistem dan tata kelola organisasi secara berkelanjutan demi optimalisasi pelayanan publik,” pungkasnya. Sof