BREAKING NEWS
Isu Sertifikasi Damkar Berbayar Dipastikan Tidak Benar | Ratusan Taruna Akpol Turun ke Aceh Tamiang, Polri Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana | Waketum LAHAM RI Akram Pasau dan Ketua DPW Gorontalo Janes Komenaung Minta DPD Tidak Mendukung Perusahaan | Patroli Pantera Presisi Polres Bitung Hadir di Tengah Masyarakat, Jaga Kota Tetap Aman dan Nyaman | Polsek Singkil Klarifikasi Pengaduan Warga yang Viral di Media Sosial

Kebakaran KM INAYA di Laut Maluku, 14 ABK Dievakuasi, 5 Korban Luka Bakar Dirawat


CYBER KRIMSUS 

BITUNG, SULAWESI UTARA | 26 Maret 2026 — Sebanyak 14 anak buah kapal (ABK) KM INAYA berhasil dievakuasi dalam insiden kebakaran yang terjadi di perairan Batang Dua, Laut Maluku, Kamis sore. Lima orang di antaranya mengalami luka bakar dan saat ini mendapatkan penanganan medis.

Satuan Patroli (Satrol) Kodaeral VIII bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian dengan mengerahkan unsur Kapal Angkatan Laut (KAL) Tedong Naga ke lokasi. Operasi penyelamatan dilakukan secara terkoordinasi bersama Basarnas dan Ditpolairud Polda Sulawesi Utara.

Kapal KP SBU XV-2001 milik Polairud turut dilibatkan untuk mengevakuasi korban luka berat ke darat, sementara korban lainnya ditangani menggunakan KAL Tedong Naga sebelum dibawa ke Dermaga Satrol Kodaeral VIII di Bitung untuk proses lanjutan.
Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.00 WITA saat kapal tengah beroperasi. Api diduga berasal dari ruang mesin dan dengan cepat membesar hingga menghanguskan sebagian badan kapal.

Identitas kapal dan kru sebagai berikut :
Nama Kapal: KM INAYA
Jumlah Kru/ABK: 14 orang
Kapten Kapal: Wandi Lumuhu
Pemilik Kapal: Amelia Lingkam

Identitas korban luka bakar : 
Yanto Sumelung – Alamat: Siau Dame
Fenly Yosep – Alamat: Siau Dame
Nestor Sumelung – Alamat: Kelurahan Mawali, Kecamatan Lembeh Selatan
Yornes Domilobe – Alamat: Kelurahan Batuputih, Kecamatan Danowudu
Niklas Antade – Alamat: Kelurahan Kasawari, Kecamatan Aertembaga

Seluruh korban telah dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Sementara itu, aparat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Komandan Satrol Kodaeral VIII, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits E.D., menegaskan bahwa kecepatan respons menjadi faktor penting dalam meminimalisir risiko korban jiwa dalam setiap insiden di laut.

Pihak berwenang juga mengingatkan pentingnya penerapan standar keselamatan pelayaran, khususnya pada kapal perikanan, guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.  HARTO
Baca Juga
أحدث أقدم
);
f t P
GULIR UNTUK MELANJUTAKAN MELIHAT BERITA
CYBERKRIMSUS
FIRM AND CORRECT