BREAKING NEWS
Isu Sertifikasi Damkar Berbayar Dipastikan Tidak Benar | Ratusan Taruna Akpol Turun ke Aceh Tamiang, Polri Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana | Waketum LAHAM RI Akram Pasau dan Ketua DPW Gorontalo Janes Komenaung Minta DPD Tidak Mendukung Perusahaan | Patroli Pantera Presisi Polres Bitung Hadir di Tengah Masyarakat, Jaga Kota Tetap Aman dan Nyaman | Polsek Singkil Klarifikasi Pengaduan Warga yang Viral di Media Sosial

Polda Sulut Siagakan Puluhan Tenaga Medis dan Tim Food Safety Kawal Paskah Nasional 2026

MANADO | CYBER KRIMSUS - Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) memastikan kesiapan maksimal dalam mendukung kelancaran perayaan Paskah Nasional 2026 yang dipusatkan di Kawasan Megamas, Manado, Rabu (8/4/2026).

Melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes), Polri menurunkan tim kesehatan terpadu guna menjamin keselamatan peserta maupun tamu VVIP.

Untuk mengantisipasi kebutuhan medis selama kegiatan berlangsung, Biddokkes Polda Sulut mengerahkan kekuatan, terdiri dari 26 tenaga medis, meliputi dokter spesialis, dokter umum, perawat, dan tenaga penunjang lainnya serta 3 unit mobil ambulance, berkolaborasi bersama tenaga medis dari instansi terkait lainnya.

Selain penanganan medis darurat, Polda Sulut juga memberikan perhatian khusus pada aspek konsumsi. Sebanyak 2 Tim Food Safety telah diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan ketat terhadap sajian makanan. Tim ini disiagakan di dua lokasi utama, yakni di hotel tempat menginap para tamu serta di lokasi utama kegiatan di Kawasan Megamas.

Kabid Dokkes Polda Sulut AKBP dr. Tasrif, MARS menegaskan bahwa kehadiran tim medis ini merupakan bentuk pelayanan preventif dan respons cepat Polri dalam agenda nasional.

"Kami memastikan seluruh rangkaian perayaan Paskah Nasional berjalan aman dari sisi kesehatan. Tim kami tidak hanya fokus pada penanganan medis di lapangan, tetapi juga melakukan food safety secara ketat untuk memastikan seluruh hidangan yang disajikan kepada tamu dan peserta memenuhi standar kesehatan dan bebas dari zat berbahaya," ujar AKBP dr. Tasrif.

Pengamanan kesehatan ini dijadwalkan akan berlangsung hingga seluruh rangkaian acara selesai, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi ribuan jemaat serta tamu undangan yang hadir memadati ikon wisata di pusat Kota Manado tersebut. Sof
Baca Juga
أحدث أقدم
);
f t P
GULIR UNTUK MELANJUTAKAN MELIHAT BERITA
CYBERKRIMSUS
FIRM AND CORRECT