BREAKING NEWS
Isu Sertifikasi Damkar Berbayar Dipastikan Tidak Benar | Ratusan Taruna Akpol Turun ke Aceh Tamiang, Polri Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana | Waketum LAHAM RI Akram Pasau dan Ketua DPW Gorontalo Janes Komenaung Minta DPD Tidak Mendukung Perusahaan | Patroli Pantera Presisi Polres Bitung Hadir di Tengah Masyarakat, Jaga Kota Tetap Aman dan Nyaman | Polsek Singkil Klarifikasi Pengaduan Warga yang Viral di Media Sosial

Masjid Nurul Jihad Polda Sulut Semarakkan Ramadan 1447 H dengan Ceramah dan Ibadah Berjamaah

MANADO | CYBER KRIMSUS - Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, suasana religius terasa di Markas Komando Polda Sulawesi Utara. Masjid Nurul Jihad yang berada di kompleks Mapolda menjadi pusat kegiatan ibadah bagi personel kepolisian dan masyarakat sekitar.

Selama Ramadan, digelar berbagai kegiatan keagamaan seperti ceramah usai Sholat Dzuhur, buka puasa bersama, serta Sholat Isya yang dilanjutkan dengan Tarawih dan Witir berjamaah.

Salah satu ceramah berlangsung pada Senin, 23 Februari 2026, di Masjid Nurul Jihad, Mapolda Sulut, Manado.

Kegiatan diikuti oleh personel Polri, staf, serta jamaah dari masyarakat sekitar. Ceramah agama disampaikan secara bergantian oleh sejumlah ustaz. Pada kesempatan tersebut, tausiyah dibawakan oleh Ustad Barokah Zaenul Alam, SQ.

Menurut keterangan Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, rangkaian kegiatan ini bertujuan memperkuat keimanan dan ketakwaan anggota Polri sekaligus membentuk karakter yang humanis dan religius dalam pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Ceramah disampaikan setelah Sholat Dzuhur dengan materi yang relevan dengan pembinaan spiritual. Dalam tausiyahnya, Ustad Barokah menjelaskan tiga jenis hati dalam perspektif Islam, yakni hati yang mati, hati yang sakit, dan hati yang selamat. Ia menguraikan bahwa hati yang mati adalah hati yang kehilangan fungsi spiritual, sementara hati yang sakit masih memiliki iman namun tercampur sifat-sifat negatif. Adapun hati yang selamat digambarkan sebagai hati yang bersih dari syirik, ikhlas, dan hanya bergantung kepada Allah.

Selain kajian rutin, momen buka puasa bersama menjadi ajang silaturahmi antara pimpinan, anggota, dan masyarakat. Suasana kebersamaan tersebut berlangsung sederhana namun penuh kekhidmatan.

Kabid Humas menambahkan, penguatan nilai spiritual di lingkungan kepolisian diharapkan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Kami berharap melalui kegiatan Ramadan ini, anggota semakin memiliki integritas, empati, dan semangat melayani masyarakat dengan lebih baik,” ujarnya.

Kegiatan ibadah berjamaah di Masjid Nurul Jihad akan terus berlangsung hingga akhir Ramadan sebagai bagian dari pembinaan rohani di lingkungan Polda Sulut. Sof
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama
);
f t P
GULIR UNTUK MELANJUTAKAN MELIHAT BERITA
CYBERKRIMSUS
FIRM AND CORRECT