Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H bertindak sebagai Inspektur Upacara. Perwira Upacara dijabat Kabag Ren AKP Ferry F. Padama, S.H, sedangkan Komandan Upacara dipercayakan kepada Kaur Bin Ops Satlantas IPTU Suprihadi Wakit Sugianto.
Peserta upacara terdiri dari pejabat utama, perwira, personel Polres Bitung dari berbagai satuan fungsi, serta ASN Polres Bitung.
Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, meliputi pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, pembacaan UUD 1945, hingga doa bersama.
Dalam amanatnya, Kapolres membacakan pidato Kepala BPIP RI yang menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Pancasila disebut sebagai pedoman bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perkembangan teknologi, dinamika global, hingga ancaman intoleransi dan perpecahan. Melalui tema peringatan tahun ini, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan, gotong royong, kemanusiaan, dan keadilan sosial.
Pidato tersebut juga menegaskan peran Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia sesuai amanat Pembukaan UUD 1945. Nilai musyawarah, kemanusiaan, dan keadilan dalam Pancasila dinilai menjadi modal penting dalam membangun perdamaian global.
AKBP Albert Zai mengatakan peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, toleransi, dan pengabdian kepada bangsa serta negara.
“Pancasila adalah dasar dan pedoman hidup bangsa Indonesia. Kami mengajak seluruh personel Polres Bitung dan masyarakat untuk terus mengamalkan nilai persatuan, gotong royong, dan kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kapolres.
Ia menegaskan Polres Bitung akan terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dalam memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan berkeadilan.
Upacara berakhir pukul 08.40 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen Polres Bitung dalam memperkuat nilai kebangsaan, persatuan, dan semangat nasionalisme di tengah masyarakat. Sof