Scroll Untuk Baca Berita Gambar Konten
EUR to USD: 1.18122 +0.00170 (+0.14%) GBP to USD: 1.27450 +0.00230 (+0.18%) USD to JPY: 149.23 -0.15 (-0.10%) AUD to USD: 0.66890 +0.00050 (+0.07%) USD to CAD: 1.35670 -0.00080 (-0.06%) USD to CHF: 0.88340 -0.00030 (-0.03%) CNY to USD: 0.13860 +0.00010 (+0.07%) INR to USD: 0.01200 +0.00002 (+0.17%) IDR to USD: 0.000065 +0.0000001 (+0.15%) SGD to USD: 0.74230 +0.00040 (+0.05%) MYR to USD: 0.21450 +0.00020 (+0.09%) THB to USD: 0.02830 +0.00003 (+0.11%) VND to USD: 0.000042 +0.00000005 (+0.12%) KRW to USD: 0.000750 +0.000001 (+0.13%) BRL to USD: 0.19230 +0.00030 (+0.16%) MXN to USD: 0.05890 +0.00010 (+0.17%) RUB to USD: 0.01090 +0.00002 (+0.18%) ZAR to USD: 0.05340 +0.00004 (+0.08%) AED to USD: 0.27230 +0.00001 (+0.004%) SAR to USD: 0.26670 +0.00001 (+0.004%) TRY to USD: 0.03120 +0.00005 (+0.16%)

Respon Cepat Aparat, Penemuan Pria 74 Tahun di Matuari Ditangani Sesuai Prosedur

 

BITUNG | CYBER KRIMSUS - Personel Polsek Matuari bersama Tim Inafis Polres Bitung menindaklanjuti laporan warga terkait penemuan seorang pria lanjut usia dalam keadaan meninggal dunia di Kelurahan Manembo-nembo, Lingkungan I RT IV, Kecamatan Matuari, Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 06.00 WITA.


Korban diketahui bernama Anugrah Kahiking (74), warga setempat yang berprofesi sebagai petani/pekebun. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, pihak keluarga awalnya mencium bau tidak sedap dari arah belakang rumah. Setelah dilakukan pengecekan, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di halaman belakang rumah keluarga.


Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut melalui Call Center 110. Merespons laporan itu, personel piket fungsi Polsek Matuari bersama Tim Inafis Polres Bitung yang dipimpin oleh Pamapta I IPDA Alfarizi S.Tr.K dan Kapolsek Matuari AKP Feriantina Dwi Arahmayani, S.Tr.K., M.H., segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan awal.


Selanjutnya, jenazah dibawa ke RS Manembo-nembo guna pemeriksaan medis. Dari keterangan keluarga, almarhum memiliki riwayat penyakit hipertensi dan rutin mengonsumsi obat. Pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.


Kapolsek Matuari AKP Feriantina Dwi Arahmayani menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.


Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar segera melaporkan setiap kejadian darurat atau peristiwa mencurigakan melalui Call Center 110 agar dapat segera ditindaklanjuti. Hingga saat ini, situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Matuari terpantau dalam keadaan aman dan kondusif.

Baca Juga
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak